الخميس، 11 سبتمبر 2014
b.indonesia biografi dan
السبت، 6 سبتمبر 2014
الأحد، 11 مايو 2014
cara memasukan persentation power point,mc.excel, mc.word,foto dan video lainnya:
a. pertama anda masukan akun terlebih dahulu pada yahoo atau mendaftar terkebih dahulu jika belummemiliki akun yahoo
2. jika anda sudah mendaftar lalu anda pilih "email" yang tertera di sudut kanan atas
3. kemudian anda pilih ikon "tulis" yang tertera di pojok kiri atas
4. setelah itu anda piih ikon "lampiran file" yang terdapat di pojok kiri bawah,setelah itu anda pilih apa yang akan anda masukan atau kirim
5.kemudian anda isi alamat email yang akan di tuju
6.klik "kirim" jika sudah selesai
الأربعاء، 9 أبريل 2014
ANIME
Contoh Membuat Animasi Menggunakan MS Paint dan A Photoshop
Kamu semua pasti sudah tau kan apa itu animasi?
Pada situs web animasi
biasanya berformat GIF yang digunakan untuk mempercantik tampilan atau
untuk media promosi yang interaktif. Menurut bentuknya animasi pada
situs/web biasanya berupa banner, header, dan sejenisnya.
Lalu, bagaimana cara membuat animasi untuk menghiasi situs/blog kamu?
Kali
ini saya coba beberkan 2 trik sederhana untuk membuat animasi gambar
bergerak maupun tulisan bergerak, yang pertama dengan menggunakan
program bawaan MS Windows yaitu MS Paint, dan yang kedua menggunakan
program Adobe Photoshop.
a. Membuat animasi menggunakan MS Paint
Cara
membuat animasi dengan menggunakan program Paint di Windows sebenarnya
sangat mudah, disini cuma dituntut sedikit kreatifitas mengutak-atik
gambar.
Langsung saja, simak contoh video cara membuat animasi di MS Paint
Bagaimana, mudah bukan membuat animasi dengan MS Paint...
b. Membuat animasi dengan program A. Photoshop
Coba kamu ikuti langkah-langkah cara membuat banner animasi dengan Photoshop berikut ini:
- Gambarlah di atas kertas ide-ide untuk banner kamu. Tentukan warna dan gambar apa yang kamu ingin buat. Pilih teks dan putuskan bagian apa dari banner yang ingin dijadikan animasi, seperti teks bergulir atau gambar.
- Buka gambar yang ingin kamu gunakan ke komputer dengan mentransfernya dari sumber digital atau dengan memindai.
- Buka Photoshop. Pilih "File" dan klik "New." Pada kotak dialog yang muncul, buat ukuran dokumen apa yang kamu inginkan untuk banner kamu. Ada beberapa standar ukuran, tetapi yang paling sering digunakan adalah 468x60. Namai file "banner 1" atau apa pun yang Anda sukai dan klik "OK."
- Pilih tool "Paint Bucket" dan gunakan untuk mengisi latar belakang dengan pilihan warna kamu.
- Pilih "File" dan klik "Open." Pada kotak dialog yang muncul, browse ke salah satu gambar dan membukanya. Klik kanan pada layer dan pilih "Duplicate." Pada dialog yang muncul, pilih dokumen "banner 1" sebagai tujuan. Ulangi langkah ini untuk membawa semua gambar yang Anda inginkan dalam banner tersebut.
- Pilih tool "Text" dari toolbar. Pilih gaya font, ukuran dan warna dan jenis teks yang ingin Anda gunakan.
- Pilih "Windows" dari menu dan klik "Animation." timeline akan muncul di bagian bawah dengan sebuah single frame. Klik pada ikon "Duplicate" di bawah timeline untuk membuat dua frame.
- Pilih frame pertama. Pilih layer yang berisikan hal yang Anda ingin menghidupkan-teks atau gambar-dan menggunakan "Move" ke tempat itu di mana Anda inginkan di awal animasi. Sekarang pilih frame kedua dan memindahkan objek di mana Anda inginkan pada akhir animasi.
- Klik pada ikon "Tweening" di bawah timeline dan pilih jumlah frame yang ingin Anda tambahkan antara dua frame yang Anda miliki.
- Pilih "File" dan klik "Save for Web atau Devices." Pada dialog yang muncul, membuat jenis file GIF dan mengatur "Duration" untuk frame. Klik "Save," namai file Anda dan klik "Save" lagi. Anda sekarang memiliki banner animasi yang dapat Anda tambahkan ke situs Anda.
Dengan beberapa kali latihan saya
yakin kalian akan bisa menghasilkan file animasi yang bagus dan pas
untuk situs/blog kamu. Selamat berlatih membuat animasi !!!
Setelah membaca tutorial diatas, silahkan baca juga Peluang bisnis online tanpa ribet dan iPaymu.com Pembayaran Online Indonesia serta Amikom.us Tempat Belanja Hosting Murah kemudian
jika kamu ingin berbelanja murah atau sekedar ingin melihat-lihat
koleksi barang bagus dengan harga terjangkau silahkan kunjungi situs
referensi dan jual produk amerika di americanshop-20
Aku Kangen Saat kamu berjalan beriringan bersamaku dengan tujuan yang sama, saling menjaga , mencintai, dan membahagiakan
Aku Kangen Saat punya kesempatan untuk bicara lama denganmu. Walau tak penting yang dibicarakan tapi aku bahagia karena ada di dekatmu
Aku Kangen Saat Kamu menatapku dan itu membuatku jauh lebih tenang.
Aku Kangen Saat kamu bilang I LOVE YOU
e jurnal
undefined
OPTIMALISASI E-JOURNAL BAGI MAHASISWA S1
Posted in
OPTIMALISASI E-JOURNAL BAGI
MAHASISWA S1
Oleh : Ahmad Anwar
Abstrak
Kemajuan teknologi informasi telah mendorong suatu
perpustakaan terus berinovasi dengan layanannya. Dalam era ini sedang genjar
apa yang disebut dengan digitalisasi, semua dalam format digital dianggap
menjadi lebih efisien, praktis di dalam konteks informasi. Ketersediaan jurnal
elektronik atau e-journal telah menjadi suatu sumber informasi yang actual bagi
perpustakaan perguruan tinggi khususnya. Walaupun dalam hal ini tingkat keterpakaian
bagi untuk mahasiswa S1 masih rendah.kebanyakan
e-journal lebih banyak diakses oleh mahasiswa program Magister dan Doktoral. Hal
ini disebabkan banyak e-journal yang dilanggan kontenya menggunakan bahasa
asing, jurnal luar negeri dianggap lebih kompeten sumber informasi. Hal lain
yang menjadi permasalahan adalah biaya yang dikeluarkan perpustakaan untuk
melanggan e-journal, tidak semua e-journal dapat dilanggan karena melanggan
e-journal membutuhkan biaya yang besar. Selain itu masalah promosi perpustakaan
perlu dipertanyakan, ketika ada mahasiswa tidak tahu tentang e-journal yang ada
diperpustakaan.
Pendahuluan
Perpustakaan perguruan tinggi dalam
kaitanya sebagai pusat penelitian ditutntut untuk bisa menyediakan
sumber-sumber informasi/literature yang relevan yang mampu menunjang seorang
peneliti dalam penelitianya. Jurnal diketahui sebagai salah satu literarure
terbitan berseri yang relevan yang dapat
menunjang kegiatan tersebut. Dalam perkembanganya jurnal memiliki dua format
yang dapat diakses oleh pemustaka yaitu : format tercetak dan format digital.
Baik format tercetak maupun digital
akan menjadi pertimbangan perpustakaan untuk melanggan/mendapatkan jurnal
tersebut. Ada banyak permasalahan yang timbul ketika jurnal itu sudah
dilanggan, baik itu berupa isi konten ataupun tingkat keterpakaian jurnal
tersebut. Dalam artikel ini akan dibahas tentang jurnal dan e journal,
kelebihan dan kekurangan, kendala e-journal, dan pemanfaatan e- journal.
Pembahasan
a.
Jurnal
Dan E-Journal
Jurnal merupakan bagian dari jenis terbitan berseri
yang ada diperpustakaaan,, adapun pengertian jurnal menurut High Beam
Journal is the collection and periodic publication or transmission of news and
the result of research through media, artinya bahwa jurnal merupakan suatu
koleksi dan terbitan berkala atau transmisi mengenai berita dan hasil-hasil
penelitian mengenai media. Jurnal sendiri terbagi atas dua format yaitu
tercetak dan digital (e-journal). Untuk format digital jurnal dikemas dalam dua
format , yaitu bentuk CD-ROM dan diakses secara online melalui internet.
E-Journal dipahami sebagai publikasi ilmiah dalam format elektronik dan
mempunyai ISSN (International Standard Serial Number) yang format dokumenya
biasanya HTML dan PDF.
Dalam perkembanganya e-journal yang dapat diakses
secara online lebik banyak diminati karena aksesnya yang dapat digunakan selama
24 jam, akses ke journal online didapatkan ketika perpustakaan telah melakukan
langganan. Pelanggan jurnal akan mendapatkan kode identifikasi serta password
yang berguna untuk melakukan akses dimana saja dan kapan saja. Biasanya sebuah
perpustakaan akan memberikan akses terbatas terhadap pemakaian e-journal.
b.
Kelebihan
Dan Kekurangan
jurnal dan e-journal diantara keduanya memiliki
kelebihan dan kekurangan masing-masing menurut Tresnawan
|
No
|
Kriteria
|
Elektronik
|
Tercetak
|
|
1
|
Kemuktahiran
|
Mutakhir
|
Mutakhir
|
|
2
|
Kecepatan diterima
|
Cepat
|
Lambat
|
|
3
|
Penyimpanan
|
Sangat mengirit
tempat
|
Makan Tempat
|
|
4
|
Pemanfaatan
|
24 Jam
|
Terbatas Jam buka
|
|
5
|
Kesempatan akses
|
Bisa bersamaan
|
Antri
|
|
6
|
Penelusuran
|
Otomatis tersedia
|
Harus dibuat
|
|
7
|
Waktu penelusuran
|
Cepat
|
Lama
|
|
8
|
Keamanan
|
Lebih aman
|
Kurang aman
|
|
9
|
Manipulasi dokumen
|
Sangat mudah
|
Tidak bisa
|
|
10
|
Langganan dengan
harga yang sama
|
Judul bias lebih
banyak
|
Judul lebih
sedikit
|
|
11
|
Harga total
langganan
|
Jauh lebih murah
|
Lebih mahal
|
Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa e-journal
lebih banyak memiliki nilai lebih dibandingkan dengan jurnal tercetak baik itu
dari aspek kemuktahiran, penyimpanan, serta pemanfaatannya, temu kembali
informasi e-journal lebih efektif. Walaupun mempunyai banyak kelebihan
e-journal juga mempunyai kekurangan, dikarenakan e-journal membutuhkan
computer, listrik dan jaringan. Apabila listrik mati atau jaringan error akan
menyebabkan e-journal tidak dapat diakses.
c.
Kendala
E-Journal
Perpustakaan dalam pengadaan e-journal mempunyai kendala-kendala,
hal ini sangat dirasakan pada perpustakaan yang bernaung dibawah lembaga
pemerintah.peraturan yang ada masih mengharuskan perpustakaan bisa
memperlihatkan fisik barang yang dibeli dengan menggunakan dana dari
pemerintah. Padahal apabila perpustakaan melanggan e-jounal maka yang
didapatkan adalah akses. Ada lagi peraturan pemerintah yang kontradiksi dengan
e-journal menurut yulia (2009) yaitu apabila sebuah unit akan membuang suatu
barangyang dibeli dari anggaran pemerintah maka barang tersebut tidak bisa
dibuang begitu saja, harus ada semacam berita acara untuk.
Selain itu anggaran yang dibutuhkan untuk melanggan
e-journal sangat besar, ada e-journal yang membutuhkan biaya 10 juta per
tahunya dan akan terus naik setiap tahunya, hal inilah yang menyebabkan
terkadang perpustakaan tidak mampu continue dalam melanggan. Selain factor
biaya keterpakaian e-journal juga masih sangat tersekat. E-journal masih belum
akrab dengan mahasiswa S1 atau D3. Hal ini disebabkan factor promosi yang
kurang intens serta kesadaran mahsiswa sendiri. Selain itu perpustakaan masih
memprioritaskan e-journal online luar negeri padahal ada masalah bahasa yang
biasanya dijadikan sebagai alasan mahasiswa S! dan D3.
d.
Pemanfaatan
E- Journal
Semua koleksi yang ada diperpustakaan diperuntukan
Bagi pemustaka untuk itu perlu koleksi yang relevan dengannya. Dalam
pemanfaatan e-journal sendiri dipandang masih kurang efektif, karena setelah
perpustakaan bersusah payah dan mengeluarkan budget yang besar ternyata
e-journal kurang dimanfaatkan. Banyak factor yang menyebabkan kenapa
pemanfaatan e-journal masih kurang efektif bagi mahasisiwa S1 dan D3. Menurut penulis setidaknya ada 3 faktor,
yaitu promosi yang kurang, bahasa
konten, tingkat kesadaran mahasiswa.
Factor yang pertama adalah promosi yang kurang,
perpustakaan biasanya hanya melakukan promosi e-journal ketika ada program User Edsucation hal ini tentu kurang
efektif karena promosi hanya besifat sementara sehingga kemungkinan ada feed back dari mahasisswa semakin kecil.
Hal ini tentu harus diatasi mencontoh apa yang telah di programkan oleh
perpustakaan Universitas Airlangga yaitu promosi dengan menggunakan mobile librarian (yang bertugas secara khusus untuk
memberikan perhatian pada pengguna perpustakaan yang menjumpai kesulitan dalam
akses sumber daya informasi di perpustakaan). facebook yang diharapkan dapat
menjangkau penyampaian informasi kepada lebih banyak pengguna perpustakaan
karena memang keberadaannya menjadi saluran informasi yang populer di kalangan
mahasiswa. Selain itu yaitu perlu juga
dilakukan road show dimana pustakawan melakukan sosialisasi ke
masing-masing fakultas.
Factor yang
kedua adalah masalah bahasa, e-journal yang dilanggan oleh perpustakaan
biasanya adalah e-journal luar negeri yang otmatis bahasa yang digunakan adalah
bahasa asing dan bahasa asing masih dianggap momok oleh sebagian mahasiswa
bahkan kebanyakan mahasiswa, hal ini perlu di perhatikan oleh perpustakaan
karena seharusnya perpustakaan juga perlu melanggan jurnal dalam bahasa
Indonesia dan sebenarnya akses tehadap jurnal local lebih mudah. PD LIPI
mempunyai e-journal online dan dirjen dikti sendiri mempunyai Portal Garuda
yang memungkinkan untuk dapat mengakses e-journal yang dikeluarkan oleh
Perguruan-perguruan Tinggi di Indonesia.
Factor
yang ketiga adalah tinkat kesadaran mahasiswa, dalam hal ini kesadaran minat
baca mahasiswa di Indonesia masih rendah sehingga akan bepengaruh kepada
pengetahuan informasi mereka. Kalau minat baca rendah apalagi dengan pemakaian
e-journal, dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah sangat jarang para mahasiswa
menggunakan e-journal sebagai literature.
KESIMPULAN
Bahan
koleksi dalam bentuk digital dalam hal ini e-journal karena upaya
mendapatkan/melanggan yang mahal serta sulit seharusnya dapat di optimalkan
secara maksimal oleh para pemustaka. Akan tetapi dalam paradigma Indonesia
masih kecil pemanfaatan e-journal sebagai literature oleh Mahasiswa S1. Factor
yang mendasari yaitu promosi yang kurang, bahasa konten, tingkat
kesadaran mahasiswa. Agar tidak terjadi kemubadziran e-journal maka dituntut
perpustakaan dan pustakawan lebih selektif dalam pelangganan e-journal, serta
promosi yang intens rehadap pemustaka.http://ahmad-cahperpus.blogspot.com/2012/06/optimalisasi-e-journal-bagi-mahasiswa.html
Kamis, 17 Januari 2013
pengertian open journal system
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Open Journal System (OJS) merupakan sistem pengaturan dan penerbitan jurnal
dan website. Open Journal
System (OJS) meliputi semua aspek penerbitan jurnal online, dari pembuatan
website jurnal hingga tugas operasional seperti proses submisi penulis, peer
review (pengkoreksian), pengeditan, publikasi, archives dan indeks jurnal. Open Journal System (OJS) juga membantu
pengaturan aspek pengguna dalam menyusun sebuah jurnal, termasuk menyimpan
track hasil kerja editor, reviewer, dan penulis, memberi tahu pembaca, dan
bantuan menggunakan koresponden.
Open Journal System (OJS) merupakan sistem yang fleksibel dan dapat diukur.
Sebuah instalasi Open Journal System (OJS)
dapat mendukung pengoperasian beberapa jurnal. Setiap jurnal memiliki keunikan
URL dan juga layout/tampilan tersendiri. Open
Journal System (OJS) bisa membuat
seoramg editor untuk mengatur seluruh aspek jurnal dan website jurnal, atau Open Journal System (OJS) akan mendukung
tim editor internasional dengan berbagai tanggung jawab terhadap beberapa
bagian jurnal.
Open Journal System (OJS) menganut prinsip akses berkelanjutan. Sistem
ini tidak hanya dimaksudkan untuk membantu penerbitan jurnal, tapi untuk
mendemonstrasikan bagaimana cara mengurangi biaya penerbitan jurnal pada
poinnya dan menyediakan pembaca dengan “akses terbuka (open access)” pada isi jurnal mungkin merupakan pilihan yang
tepat.
Asal mula Open
Journal System (OJS). Sistem ini perama kali dimunculkan
pada tahun 2002 pada saat penelitian dan perkembangan inisiatif Public
Knowledge Project di University of British Columbia, dengan dukungan dari ilmu
sosial dan Lembaga Penelitian Masyarakat Kanada, Max Bell Foundation, Pacific
Press Endownment, dan Mac Arthur Foundation. Perkembangan berkalanya ditandai
dengan kerjasama ntara UBC’s Public Knowledge Project, the Canadian Center for
Studies in Publishing dan Simon Fraer University Library.
B. Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
konsep jurnal secara umum?2. Bagaimanakah konsep Open Journal System (OJS)?
3. Apakah fungsi, manfaat, dan kelebihan dari Open Journal System (OJS)?
4. Bagaimanakah teknik pembuatan e-journal dengan menggunakan software Open Journal System (OJS)?
5. Bagaimanakah cara mengakses e-journal di internet yang berlangganan atau open sources?
6. Bagaimanakah cara memproteksi e-journal?
C. Tujuan
Studi
1. Untuk
memenuhi tugas mata kuliah Aplikasi TIK dalam Perpustakaan.2. Untuk mengetahui konsep jurnal secara umum.
3. Untuk mengetahui kondep Open Journal System (OJS).
4. Untuk mengetahui fungsi, manfaat, dan kelebihan dari Open Journal System (OJS).
5. Untuk mengetahui teknik pembuatan E-Journal dengan menggunakan software Open Journal System (OJS).
6. Untuk mengetahui cara mengakses E-Jounal di internet yang belangganan atau open sources.
7. Untuk
mengetahui cara memproteksi E-Journal.
D. Metode
Studi
Dalam pembuatan makalah ini, metode
pengumpulan data yang digunakan ialah dengan kaji pustaka terhadap bahan-bahan
kepustakaan dan situs web internet yang sesuai dengan permasalahan yang
diangkat dalam makalah ini yaitu membahas mengenai konsep dan batasan Open Journal System (OJS), manfaat, dan
kelebihan dari Open Journal System, teknik
pembuatn E-Journal dengan menggunakan
software Open Journal System, cara
mengakses E-Journal di internet yang
berlangganan atau open sources, dan
cara memproteksi E-Journal.
PEMBAHASAN
A. Konsep
Jurnal
Jurnal adalah terbitan
berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang
saat diterbitkan. Jurnal ilmiah dianggap sebagai sumber informasi primer atau
yang paling penting di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ilmiah
berisi kumpulan artikel yang dipublikasikan secara periodik, ditulis oleh para
ilmuwan peneliti untuk melaporkan hasil-hasil penelitian terbarunya. Karena
itulah, keberadaan jurnal ilmiah merupakan hal yang penting untuk terus
memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tulisan atau artikel yang dimuat
dalam jurnal ilmiah, sudah mengalami proses peer-review dan seleksi
ketat dari para pakar di bidangnya masing-masing. Proses peer-review ini
dijalankan untuk menjamin kualitas dan validitas ilmiah artikel yang dimuat.
Di bawah ini terdapat jenis jurnal yaitu
sebagai beriku:
· Jurnal
tercetak adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan
yang sangat diminati orang saat diterbitkan. Bila dikaitkan dengan kata ilmiah
di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet
yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
· Jurnal
elektronik adalah terbitan serial seperti bentuk tercetak tetapi dalam bentuk
elektronik. Biasanya terdiri dari tiga format, yaitu text, text dan grafik,
serta full image (dalam bentuk pdf).
Perbandingan
E-Journal dan Jurnal Tercetak
No.
|
Kriteria
|
Elektronik
|
Tercetak
|
1
|
Kemutakhiran
|
Mutahir
|
Mutahir
|
2
|
Kecepatan diterima
|
Cepat
|
Lambat
|
3
|
Penyimpanan
|
Sangat mengirit tempat
|
Memakan tempat
|
4
|
Pemanfaatan
|
24 jam
|
Terbatas jam buka
|
5
|
Kesempatan
|
akses Bisa bersamaan
|
Antri
|
6
|
Penelusuran
|
Otomatis tersedia
|
Harus dibuat
|
7
|
Waktu penelusuran
|
Cepat
|
Lama
|
8
|
Keamanan
|
Lebih aman
|
Kurang aman
|
9
|
Manipulasi dokumen
|
Sangat mudah
|
Tidak bisa (seperti kutipan, dsb)
|
10
|
Bila langganan dengan dana yang
sama (jurnal lokal)
|
Judul bisa lebih banyak
|
Judul lebih sedikit
|
11
|
Harga total langganan
|
Jauh lebih murah
|
Lebih mahal
|
B. Konsep
Open Journal System (OJS)
Popularitas e-journal saat ini semakin menanjak dan ada berbagai cara orang
untuk mendefinisikannya. Sebuah studi mendefinisikan e-journal sebagai “peer-reviewed
journals available online, whether or not they are also available in
conventional, printed form”. Definisi sederhana ini hanya menjadikan peer-review (isi jurnal dimuat setelah
melalui saringan kalangan ilmuan) sebagai patokan dan tidak peduli apakah
jurnalnya tersedia atau tidak tersedia dalam bentuk cetak. Adapun salah satu
sistem e-journal yang dapat diakses
secara gratis yaitu Open Journal System
(OJS).
Open
Journal Systems atau (OJS) adalah sebuah sistem manajeman konten berbasis web yang khusus
dibuat untuk menangani keseluruhan proses manajemen publikasi ilmiah dari
proses callfor paper, peer review, hingga penerbitan dalam
bentuk on-line. Open Journal System (OJS) dikeluarkan oleh Public Knowledge Project
dari Simon Fraser University dan berlisensi GNU General Public License. Open Journal System memudahkan peran
pengelola jurnal, editor, reviewer,
penulis, dan pembaca.
Open
Journal System (OJS) merupakan solusi sumber terbuka untuk
mengatur dan menerbitkan jurnal ilmiah secara on-line. Open Journal System
(OJS) merupakan sistem pengaturan dan penerbitan jurnal dengan tingkat pengoperasian
yang sangat mudah dan dapat didownload secara gratis dan diinstal ke penyedia web
lokal.
Open
Journal System (OJS) telah dirancang untuk mengurangi waktu
dan tenaga yang disediakan untuk tugas-tugas penulisan dan pengelolaan yang
berhubungan dengan mengedit sebuah jurnal sementara meningkatkan record-keeping dan efisiensi proses
pengeditan. Open Journal System (OJS)
dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas keilmiahan dan kualitas umum dalam
penerbitan jurnal melalui sejumlah inovasi, dimulai dari pembuatan polis jurnal
yang lebih transparan untuk meningkatkan indeks.
C. Manfaat
dan Kelebihan
1. Manfaat
Dengan Open Journal System (OJS) ini kita dapat
mengambil banyak manfaat. Manfaatnya yaitu untuk mengelola jurnal-jurnal yang
telah diterbitkan sehingga terarsipkan dengan baik. Selain itu dengan Open Journal System (OJS) dapat
mengotomatisasikan proses pengiriman artikel (submission), editing, review
dan lain-lain yang terkait dengan pengelolaan jurnal.
2. Kelebihan
Kelebihan Open Journal System (OJS) dibanding yang
lain adalah:
· Open Journal System
(OJS) beroperasi di multiple platform
termasuk Windows· Open Journal System (OJS) bisa beroperasi dengan webserver
· Proses instalasi mudah
· Banyak tersedia dokumentasi
D. Teknik
pembuatan E-Journal
Langkah-langkah berikut adalah untuk
menginstal Open Journal System (OJS)
di dalam Laptop yaitu;
1. Dapatkan
file Open Journal System (OJS) versi
terbaru dari situs http://pkp.sfu.ca/ojs, yaitu: ojs-2.2.3.tar.gz.
2. Ekstraklah
file tersebut di bawah folder C:/wamp/www
3. Untuk
memulai menginstal Open Journal System (OJS),
akseslah http://localhost kemudian klik ojs-2.2.3 dalam daftar “Your
Projects”.
4. Halaman
instalasi akan muncul dan ikutilah tahapan-tahapan sbb:
5. Buatlah
folder untuk menyimpan file-file yang diupload
6.
Tampilan berikut menunjukkan instalasi
sudah selesai.
Pengaturan
e-journal
Setelah
Open Journal System (OJS) berhasil
diinstal, agar bisa melakukan pengaturan e-journal,
pengguna admin harus log in terlebih dahulu. Misalnya, interface dari Open Journal
System (OJS) di Universitas Negeri Yogyakarta sebagai berikut:
Pengelolaan
Situs
Site
Settings: untuk menambah dan mengedit informasi yang berkaitan dengan situs e-journal
Hosted
Journals: untuk membuat dan mengedit jurnal yang akan dikelola dalam e-journal
setelah dibuat
Setelah
dibuat sebuah jurnal, maka akan terlihat sebagai berikut :
Pengelolaan
Jurnal
Pengelolaan
jurnal lebih lanjut dilakukan oleh Journal Managers. Manajer dapat melakukan seluruh
sistem penerbitan jurnal mulai dari mengatur bagian-bagian halaman jurnal
(mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan identitas, isi dan tampilan
jurnal), mengelola pengguna jurnal, mengelola proses editing, reviewing, hingga
publishing.
E.
Cara
akses dan memproteksi e-journal dengan menggunakan software Open Journal System (OJS)
Fitur
kunci dari Open Journal System antara lain :
· Open
Journal System diinstal dan dikontrol secara lokal.· Editor bisa mengatur kebutuhan, bagian-bagian, proses review, dan lain-lain.
· Pendaftaran dan pengelolaan seluruh konten secara online.
· Modul berlangganan dengan opsi untuk akses terbuka pada edisi sebelumnya.
· Pengindeksan lengkap dari konten sistem menyeluruh.
· Tersedia tools untuk membaca konten, berdasar pilihan.
· Pemberitahuan melalui email dan fitur komentar untuk pembaca.
· Support online lengkap dan tergantung konteks
Fitur
Konfigurasi
Untuk setingan keamanan disarankan menggunakan konfigurasi berikut
ini :
· Membuat database untuk OJS; menggunakan hak akses unik/khusus
untuk mengaksesnya.
· Konfigurasi ini database untuk melakukan backup otomatis pada
keadaan standar /Dasar. Lakukan manual cadangan ketika melakukan upgrade atau
Pemeliharaan.
· Konfigurasi OJS (config.inc.php) disarankan menggunakan SHA1
hashing daripada MD5.
· Konfigurasi OJS (config.inc.php) disarankan menggunakan force_ssl_login
sehingga otentikasi pengguna berkomunikasi dengan server melalui HTTPS.
· Instal
OJS sehingga file direktori yang terdapat system OJS berada pada sebuah subdirektori
dan tidak dapat diakses langsung melalui web. Batasi juga hak izin file sesuai kebutuhan.
Otomatis backup direktori ini harus disinkronkan dengan pengaturan.
F. Alur
kerja OJS
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pengembangan e-journal merupakan proses perencanaan hingga penerbitan jurnal secara
elektronik. Dalam e-journal, semua
pihak yang meliputi pengelola, penulis, reviewer,
dan pembaca melakukan aktivitas ke-jurnalan melalui Internet. Format e-journal kini banyak diminati karena
pegeseran pola dan kebiasaan membaca dokumen elektronik dan kemudahan serta
kecepatan akses hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah.
B. Saran
Diharapkan kedepannya, proses
pengelolaan jurnal yang masih manual bisa diotomatisasikan dengan Open Journal System (OJS) ini.
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
الاشتراك في:
الرسائل (Atom)















Tidak ada komentar:
Poskan Komentar