السبت، 20 أبريل 2013

Pengertian sistem operasi secara umum

Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer
Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
FUNGSI DASAR
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
SASARAN SISTEM OPERASI
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan — membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien — penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi — sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.
Sehingga bila dilihat dari pengertian dan fungsi sistem operasi diatas maka kita dapat menggambarkan bagaimana sistem operasi komputer mengendalikan proses sistem aplikasi sehingga dapat memudahkan user, yaitu dengan cara-cara seperti pada penjelasan berikut:
LAYANAN SISTEM OPERASI 
Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut:
  • Pembuatan program
sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program
  • Eksekusi program
Instruksi-instruksi dan data-data harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi.
  • Pengaksesan I/O Device
Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi.
  • Pengaksesan terkendali terhadap berkas.
Disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas
  • Pengaksesan sistem
Menggunakan prinsip shared system (sistem digunakan bersamaan dalam suatu waktu). Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya
  • Deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan.
Jika muncul permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan
  • Akunting.
Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja.
Dan berikut adalah Pelayanan sistem operasi menyediakan beberapa tugas yang sangat membantu user, yaitu:
  •  User Interface. Bentuk-bentuk user interface yang umum   digunakan adalah Comand Line Interface (CLI) dimana menggunakan   perintah dalam bentuk teks dan sebuah metode untuk memasukkannya. Batch Interface dimana perintah direactive pengontrolnya dimasukkan kedalam satu file yang akan dieksekusi. Graph User Interface (GUI) dimana interface ini berbentuk grafik.
  • Program Execution. Sistem harus dapat memanggil programke memori dan menjalankannya.
  • I/O Operation. Program harus mengatur piranti masukkan atau keluaran.
  • File-System Manipulation. Program dapat melakukan baca/tulis, pengubahan dan penghapusan file.
  • Communications. Suatu proses terkadang memerlukan informasi dari proses yang lainnya. Komunikasi dapat dilakukan melalui satu mesin komputer atau mesin komputer lain melalui jaringan komunikasi.
  • Error Detection. Sistem operasi mampu melakukan deteksi kesalahan yang disebabkan oleh perangkat keras maupun perangkat lunak serta mampu menangkalnya.
System Calls
System calls menyediakan interface pelayanan-pelayanan yang disediakan oleh sistem operasi, umumnya sebagai rutin-rutin yang ditulis dengan bahasa C atau C++, atau beberapa fungsi yang mengakses hardware secara langsung menggunakan bahasa rakitan.
Biasanya programer lebih memilih Application Programming Interface (API) dibandingkan low level programming.
Ada lima jenis system calls utama, yaitu:
  • Process control merupakan system calls yang mengendalikanproses-proses yang berjalan.
  • File manipulation adalah kumpulan system calls yang bertugas melakukan manipulasi file seperti pembacaan, penulisan, pengahapusan dan pengubahan.
  • Information maintance. System calls yang menghubungkan user dengan sistem operasi dalam hal berbagi informasi.
  • communication. Ada dua model komunikasi yaitu pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas komunikasi antara proses yang disediakan oleh sistem operasi.
System Program System program menyediakan lingkungan yang tepat untuk pengembangan program yang dieksekusi. Sistem ini dapat dibagi menjadi:
  • File manipulation. Sistem dapat membuat, menghapus dan mengubah nama file serta mengatur file dan direktori.
  • Status Information Sistem menyediakan informasi yang dibutuhkan program.
  • File modification. Sistem dapat memodifikasi dan mengubah isi berkas.
  • Program loading and execution. Program me-load dan mengeksekusi program yang akan dijalanjakn.
  • Communication. Sistem menyediakan komunikasi antar user, proses dan sistem komputer yang berbeda.
  • Application programs. Sistem dapat mendukung aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan user.
Jumlah Instruksi
Sistem operasi juga dapat dikelompokkan menurut jumlah instruksi yang mampu dijalankan pada saat bersamaan. Hal ini dapat memudahkan user juga dalam menggunakan sistem aplikasi dalam sistem operasi tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Mono-tasking
Sistem operasi yang hanya mampu menjalankan satu buah instruksi pada saat bersamaan. Suatu sistem yang dapat menjalankan 1 perintah saja. Dalam hal ini monotasking dapat dikatakan sebagai sistem operasi bebasis teks. Sebagai contoh adalah MS-DOS (Microsoft Disk Operating System).
  • Multi-tasking
Sistem operasi yang dapat menjalankan lebih dari satu instruksi pada waktu bersamaan. Pada sistem ini, Sistem operasi menentukan aplikasi mana yang harus dikerjakan dan berapa waktu yang disediakan unutk aplikasi tersebut sebelum mengerjakan aplikasi yang lain. OS juga mengatur pembagian internal memory di antara aplikasi-aplikasi tersebut. Sistem operasi yang dapat menjalankan lebih dari 1 perintah. Sistem operasi yang multi tasking adalah berupa sistem operasi berbasis graphic (GUI- Grapichal User Interface). Sebagai contoh adalah windows XP, vista, seven.
Dan dapat dilihat dari ketiga set instruksi tersebut bahwa yang paling efisien dalam penggunaanya dalah Multi-tasking karena user dapat menggukan banyak program aplikasi sekaligus.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق